Jenis dan Cara Memelihara Ayam Bangkok

Panduan Jun 25, 2020

Bagi pecinta permainan Sabung Ayam, pasti tidak asing lagi dengan yang namanya Ayam Bangkok. Ayam ini terkenal sebagai Ayam Jawara dan Petarung yang cepat, cerdas, dan mampu mengalahkan lawan dengan cepat. Di bawah ini kami berikan informasi-informasi lengkap mengenai jenis dan cara memelihara Ayam Bangkok.

Ayam Bangkok Aduan
Ayam Bangkok Aduan

Ayam Bangkok memiliki ciri khas leher panjang, jengger berbentuk bunga ros, pial yang pendek, dan umumnya memiliki corak merah. Ayam dari ras ini harganya bisa mencapai 5 juta bahkan 30 juta per ekornya. Jika dilihat dari potensi berbisnis, tentunya akan sangat menguntungkan bila anda mencari sumber rezeki baru yang satu ini. Dengan harga yang sudah lumayan tinggi ini pula, anda wajib untuk tahu tentang jenis-jenisnya dan bagaimana cara memelihara Ayam Bangkok.

Jenis-jenis Ayam Bangkok
Sebelum anda mendalami cara memelihara Ayam Bangkok, simak baik-baik terlebih dahulu mengenai Jenis Ayam Bangkok berikut ini.

  1. Ayam Wangkas
    Jenis Ayam Bangkok Wangkas bisa dibilang sebagai salah satu jenis terbaik dan Juaranya Sabung Ayam. Umumnya, ayam ini dijadikan para indukan agar bibitnya terlahir sebagai petarung laga.

    Ayam ini memiliki dua varian, yakni Wangkas Emas dan Wangkas Geni. Wangkas Emas memiliki tubuh yang berwarna kuning emas. Sedangkan pada jenis Wangkas Geni, tubuhnya didominasi warna merah yang menyerupai warna merah api.
  2. Ayam Wiring
    Kalau ayam yang satu ini selalu menjadi idaman para penyabung ayam, karena bentuk tubuh dan warnanya sangat menarik dan menawan. Bahkan di Thailand, ayam jenis ini dijadikan sebagai persembahan para raja.

    Wiring memiliki ciri khas corak dasar yang berwarna hitam. Di bagian rawis leher dan ekornya terdapat bulu warna kemerahan. Ayam ini memiliki jenis Wiring Kuning dan Wiring Galih.

    Yang membedakan keduanya adalah pada warna bulu rawisnya. Wiring Kuning memiliki bulu rawis yang dominan berwarna kuning. Sedangkan Wiring Galih memiliki dominan warna kecoklatan atau merah tua.

    Masalah serang-menyerang, banyak yang menjagokan ayam ini karena pukulannya keras dan akurat ke sasarannya. Mereka paling senang menyerang Ayam Kampung (cemani).
  3. Ayam Klawu
    Dalam bahasa Jawa, Klawu berarti abu-abu. Mereka memiliki warna dasar abu-abu yang berkombinasi dengan merah, hitam, dan kuning gading di bagian bulu rawis leher.

    Varian Ayam Klawu yakni Klawu Geni, Klawu Kethek, dan Klawu Gading. Masing-masing penamaannya diambil dari corak warna si ayam. Klawu Geni bercorak merah, Klawu Kethek bercorak hitam, dan Klawu Gading memiliki corak kuning.

    Kelebihan dari ayam ini adalah pukulan keras, kemampuan mengatur ritme serangan, dan terkenal tenang saat menyerang. Kekurangan ayam ini adalah warnanya yang kalem sehingga tidak begitu memikat hati.
  4. Ayam Jali (Blirik)
    Untuk jenis yang satu ini biasanya dijadikan sebagai hewan peliharaan. Corak warnanya terdiri dari bintik kuning, putih, merah, dan hitam.

    Meskipun demikian, ayam ini termasuk unggul sebagai Ayam Aduan / Ayam Sabung. Lincah dan agresif menjadi kelebihan mereka, namun mereka cukup mudah kelelahan.
  5. Ayam Blorok
    Dari namanya, kita sudah tahu kalau ayam ini hampir sama dengan Ayam Jali. Perbedaan paling mencoloknya adalah di bagian corak warna. Warna dari Ayam Blorok tidak serapih Ayam Jali. Dominasi warna pada ayam ini adalah putih, sementara pada jali berwarna dominan kuning.

    Ayam Blorok yang paling dicari dan diinginkan adalah jenis madu. Warna coraknya putih dengan kombinasi hitam, merah, dan hijau. Karena keindahannya inilah ayam ini banyak dijadikan peliharaan.

    Keunggulan Ayam Blorok Madu adalah cerdas saat bertarung, daya tahannya yang kuat, dan mampu melihat kelemahan lawan. Kekurangannya mereka mudah lemas, kurang akurat, dan kurang bertenaga.
  6. Ayam Putih
    Bangkok Putih memiliki warna dasar putih. Ayam ini tampak sangat mempeson dan cocok bila dijadikan sebagai peliharaan. Ayam ini juga terkenal memiliki lompatan cepat saat beradu.
  7. Ayam Jragem
    Berkebalikan dengan Ayam Putih, Ayam Jragem justru memiliki warna hitam pekat seperti kumbang. Ayam ini termasuk langka di golongannya. Kalaupun ada, kemungkinan besar mereka berasal dari persilangan Ayam Bangkok dan Ayam Kampung (cemani).
  8. Ayam Jalak (Wido)
    Ayam Wido memiliki warna dasar hitam dengan kombinasi putih kehijauan di bagian bulu rawis leher. Ayam ini memiliki dua varian, yakni Wido Putih dan Wido Emas.

    Ayam ini kurang diminati lantaran warnanya kurang bercorak. Meskipun begitu, ayam ini cocok dipelihara.
  9. Mathai
    Jenis terakhir adalah Bangkok Mathai. Ayam ini termasuk hasil perkawinan silang antara Ayam Birma dan Ayam Bangkok. Karena persilangan ini, Mathai menjelma sebagai ayam yang unggul dalam bertarung, cepat, dan tangguh.

Cara Merawat dan Memelihara Ayam Bangkok
Ayam Bangkok harus dirawat dengan baik agar sehat dan optimal jika ingin dijadikan bahan sabungan. Kunci dari pemilihan jenis dan cara memelihara Ayam Bangkok adalah dengan mengutamakan ketelatenan.

Merawrat Ayam Bangkok
Merawat Ayam Bangkok

Tahapan-tahapan yang akan diberikan di bawah ini bisa diterapkan untuk semua jenis Ayam Bangkok milik anda.

  1. Pilih Indukan yang Aktif, Lincah, dan Sehat
    Ayam yang sehat tentunya berasal dari indukan yang sehat pula. Karena itu, pilihlah indukan yang aktif, lincah, dan sehat.

    Perhatikan juga, induk ayam harus bebas dari cacing, cacat maupun sakit. Hal ini penting supaya kualitas bibit tetap terjaga dan kuat.
  2. Buat Kandang yang Bebas Jentik Nyamuk
    Saat membuat kandang, sebaiknya bangun dengan saluran air yang lancar supaya bebas dari jentik nyamuk.

    Selain itu, pastikan lokasi kandang ayam berjarak 5 meter dari kandang ayam lain atau rumah Anda dengan kontur tanah datar.

    Jika rumah Anda memiliki pekarangan dengan pepohonan, buatlah pula lubang ventilasi sebagai sirkulasi udara dan cahaya. Arahkan kandang sejajar dengan arah angin, agar ayam terhindar dari penularan penyakit.

    Jangan lupa, usahakan lokasi kandang berada di tanah yang berumput. Pagari dengan semen dan batu bata atau bambu agar ayam tidak kabur.

    Agar tidak bingung, Anda bisa mengecek salah satu jenis kandang ayam seperti kandang umbaran satuan, kandang postal, dan kandang tidur.
  3. Beri Pakan Bibit dan Suplemen Tambahan
    Sesudah ayam betina bertelur, saatnya memberi pakan bibitnya. Ayam bibit diberi pakan pada usia 2 hari, 3 bulan, 6 bulan, dan 7 bulan ke atas.

    Misalnya untuk bibit ayam umur 2 hari, pakan hanya berupa air sebab bibit masih bergantung pada indukan. Sementara untuk bibit di bawah 3 bulan, berilah pur atau pakan yang mengandung kalsium dan protein tinggi. Pur ini bertekstur lembut jika dicampur air. Namun hati-hati agar pur tidak terlalu lembap dan meracuni ayam.

    Jika bibit hampir mencapai umur 1-4 bulan, tambahlah suplemen berupa campuran susu bubuk dan bayi dengan perbandingan 1:5. Manfaatnya adalah untuk membantu pembentukan tulang, bulu, otot, dan bagian tubuh lainnya.

    Sedangkan bibit ayam umur 3-6 bulan, bibit membutuhkan kalsium, protein, lemak, dan karbohidrat untuk pertumbuhan daging dan otot. Berilah pur dengan tekstur agak kasar dan dicampur nasi.

    Jika bibit sudah berumur di atas 6 bulan, maka bibit bisa diberikan pakan lebih keras. Misalnya dedak, jagung, gabah, beras merah atau konsentrat.
  4. Cabut Bulu Bibit Ayam
    Meski bulu ayam akan membuat bibit tampak besar, namun sebenarnya bulu justru dapat menghabiskan porsi gizi dan asupan makanannya.

    Karena itu, penting untuk mencabut sebagian bulu pada bibit ayam. Cabutlah bulu ketika bibit berusia 3 minggu pada bagian ekor dan sayap. Jika bibit berumur 2 bulan, cabutlah bulu yang rontok di bagian punggung dan leher.
  5. Rawat Bibit secara Intensif
    Anakan atau bibit ayam perlu perawatan intensif. Misalnya saat bibit dilepas untuk bermain. Batasilah waktu 30 menit per hari agar bibit tidak terlalu banyak kehilangan energi.

    Sementara itu, jika bibit ayam berumur 6 bulan atau memiliki bulu rawis, sebaiknya peliharalah bibit di kandang.
  6. Mandikan Ayam
    Agar penampilan ayam tetap sangar dan mantap, mandikan bibit secara teratur dan teliti. Karena jika asal memandikan, ini bisa mempengaruhi performa bertarungnya. Mandikan ayam sekitar pukul 8 pagi saat cuaca cerah. Gunakanlah air bersih mengalir.
  7. Latih fisik ayam
    Selain dimandikan, fisik ayam juga wajib dilatih. Ayam akan mulai dilatih ketika berumur 6-7 bulan. Latihan fisik ini berupa mengadu ayam dengan ayam lokal atau sejenisnya dan melakukan senam pagi.

Cara Mendaftar Sabung Ayam Online di Agen Resmi
Jika anda benar-benar hobi dengan Sabung Ayam, anda bisa mencoba permainannya secara online di Agen Sabung Ayam Terbaik, yaitu Vazbet. Situs ini dapat membuatkan anda ID resmi untuk bermain secara live dan online.

Vazbet adalah yang terbaik jika anda ingin mencari Agen S128 atau Agen SV388 Terpercaya. Pendaftaran dan sistem permainan sama sekali tidak sulit tentunya membuat pemain lebih nyaman untuk terus bermain. Kemenangan berapapun pasti dibayarkan, jadi pemain tidak perlu khawatir maupun takut apabila ingin bermain besar.

Hubungi kontak Customer Service 24 Jam kami melalui livechat ataupun WA di nomor : +855 995 660 51 untuk info lebih lanjut mengenai situs. Kami harap artikel ini bermanfaat dan anda senang untuk menunggu update selanjutnya dari kami, terimakasih.

Sabung Ayam Bangkok
Sabung Ayam Bangkok
Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.